STKIP Siliwangi Bandung slogan

Latar Belakang

Mulai tahun ajaran 2013-2014 ini pemerintah memberlakukan kurikulum baru yang dinamakan Kurikulum 2013. Pada dasarnya Kurikulum 2013 adalah pengembangan dan penyempurnaan kurikulum sebelumnya yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam menghadapi era informasi dan suasana bersaing yang semakin ketat, pengembangan ranah kognitif, afektif dan psikomotor juga nilai-nilai dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa menjadi suatu keniscayaan dalam pembelajaran setiap bidang studi termasuk dalam pembelajaran matematika.

Nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang sejalan dengan tujuan dalam ranah kognitif dan ranah afektif yang termuat dalam visi matematika dan tujuan pembelajaran matematika yang meliputi: a) mengembangkan pemahaman konsep matematika, penerapannya, dan hubungan antar konsep secara teliti, efisien, dan tepat; b) bernalar dengan menggunakan pola dan sifat-sifat matematika; c) menggeneralisasi, membuktikan, dan menjelaskan idea matematika; d) menyelesaikan masalah matematik dan berkomunikasi dengan menggunkan simbol dan idea matematik; e) berpikir kritis dan kreatif, menumbuhkan rasa percaya diri, menunjukkan apresiasi terhadap keindahan keteraturan ssifat-sifat matematika, sikap objektif dan terbuka, rasa ingin tahu, perhatian dan minat belajar matematika.

Pada hakekatnya pendidikan juga dapat dikatakan sebagai proses input yang nantinya disampaikan kepada output. Dimana dari hal tersebut dapat diartikan bahwa input itu sendiri adalah pendidik, dan output adalah peserta didik. Peranan pendidik sangat mempengaruhi terjadinya proses pendidikan yang diharapkan. Dan didalam tugasnya, pendidik akan banyak mengalami berbagai permasalahan, baik itu permasalahan pada input maupun permasalahan yang diterima oleh output.

Berdasarkan motto STKIP Siliwangi yaitu “The Leader of Learning Innovation”, Program Studi Pendidikan Matematika berusaha berkomitmen mewujudkan pembaharuan dari inovasi pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hal ini diimplementasikan melalui kegiatan kemahasiswaan, pembelajaran di perguruan tinggi maupun di sekolah. Inovasi-inovasi pembelajaran yang dilakukan dalam pendidikan matematika, diharapkan dapat membantu implementai Kurikulum 2013 dalam mengembangkan kemampuan Hardskill dan Softskill siswa dalam pembelajaran matematika.

Ditinjau dari segi proses yang berlangsung, kemampuan matematika dalam ranah kognitif yang terlukis dalam proses berpikir matematik merupakan komponen hard skill dalam matematika, sedangkan perilaku dalam ranah afektif atau dinamakan pula diposisi matematik merupakan komponen soft skill dalam matematika. Tinjauan terhadap karakteristik hard skill dan soft skill matematika, beragam pendekatan pembelajaran matematika, serta saran umum dan khusus untuk pembelajaran matematika, mendorong Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Siliwangi dan Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Matematika (IKAPTIKA) STKIP Siliwangi untuk melakukan kegiatan ilmiah berupa Seminar Nasional Pendidikan Matematika guna meseminasikan secara lebih mendalam terhadap pengembangan hard skill dan soft skill matematika.

Oleh karena itu, Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Siliwangi Bandung bersama Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Matematika (IKAPTIKA) STKIP Siliwangi menyikapi hal tersebut dengan menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional Pendidikan Matematika dengan tema Implementasi Kurikulum 2013 Melalui Inovasi Pembelajaran Matematika Untuk Menunjang Optimalnya Hardskill dan Softskill Siswa yang bertujuan untuk menambah khasanah ilmu pengetahuan (khususnya pendidikan matematika) dalam menerapkan pembelajaran inovatif yang relevan dan bersinergi dengan pendidikan karakter.